Rabu, 31 Juli 2013

Sotoy soal jajanan, Nadyazura si doyan jajan

orang indonesia ini lucu. kita sangat latahan

contoh kecil terhadap jajanan saja, karena gw orangnya suka jajan maka saya suka mengamati jajanan yang lagi ng'trend'

seperti katanya Jack Turner dalam Sejarah Rempah. Nusantara diberkahi dengan tanahnya yang subur sehingga tanaman rempah bisa tumbuh subur. akibatnya makannan kita lebih kaya rasa dibanding negeri-negeri yang jaraknya jauh dari ekuator

oke tulisan ini dimulai sejak tahun 2003 ketika gw masih SD kelas 4 kenapa harus tahun 2003? karena waktu itu gw sudah diberi uang jajan yang cukup untuk jajan sendiri. dan karena gw adalah pembaca setia bobo sejak kecil maka gw selalu up to date terutama soal jajanan sekolah *gak tau hubungannya apa*

1. pada tahun sektar 2003 sedang boomingnya jajanan ice bubble dan es bubble serbuk instan yang pertama kali keluar adalah pop ice, waktu itu hanya ada beberapa rasa seperti coklat, strawberry, jeruk, melon dan cappucino


dulu hargnya 3ribuan kalau gak salah, pop ice disajikan dnegan agar-agar/jelly, chocochip dan susu kental manis. waktu itu gw rela gak jajan dan bawa bekel ke sekolah demi nyisishin uang untuk beli si pop ice ini.
gw ampe nyari duit dengan jualan keripik, demi si pop ice ini juga hahhaa.
awalnya cuma satu penjual pop ice di deket SD gw tepatnya dibelakang sekolahan tapi beberapa tahun kemudian penjual pop ice udah tumbuh subur bahkan istrinya wali kelas gw ikut-ikutan jualan pop ice. gw inget dulu karena wali kelas gw namanya pak Aladin (ini serius namannya benar2 Aladin) maka gw memanggilnya ibu Jasmine.

2. kemudian ketika akhir gw SD, tepatnya baru-baru masuk SMP gitu deh
gw lupa tahun berapa pastinya, ketika itu sedang musimnya jajanan pisang goreng pontianak, pisang kipas. sekitar saya SMP atau 9 tahun yang lalu. 2006 mungkin


well itu foto penampakannya, tapi jajanan pisang kipas ini gak begitu booming di Cibinong ataupun di SD-SD deket rumah gw. mengapa? karena gorengan bukanlah jajanan primer anak SD. kami mungkin suka cilok, cireng, dan sebagainya tapi kami gak begitu suka jajanan gorengan seperti bala-bala dan semacam ini. 

rasanya seperti pisang goreng biasa sih, pisang yang dipakai umumpnya pisang uli atau kepok dengan beberapa kremes di atasnya. sedap yang pasti, lebih enak lagi kalau dimakannya pakai coklat leleh/selai coklat.

oh iya sisa-sisa kepopuleran pisang goreng pontianak ini masih dijual di salah satunya Jln Margonda, Depok. pisang Goreng Pasir dan deket rumah kakek gw, Pisang Goreng Pontianak.

3. yang paling yahut, masih cukup booming juga sekarang sih tapi namanya gak setenar dulu, yang jelas saat ini jajanan yang lagi "hits" gerainya buka dimana-mana dan kami sampai ngatri buat mendapatkannya.. ayo tebak apa~ ini dia penampakannya 

yupyup!! jajanan selanjutnya adalah tahu bulat!!
ada yang unik dari tahu ini. tahu ini berasa gurih tidak seperti tahu-tahu lainnya yang kotak dan cenderung tawar. tahu ini lebih renyah dan krispi, jika dicicip sepintas seperti ada rasa semacam ikan disitu. paling enak lagi kalau dicocolnya pakai kecap dan irisan cabai rawit. sluuurpp!!!!

ketika lagi booming-boomingnya banyak banget nih penjual tahu bulat terdapat dimana-mana. dalam satu gang aja bisaterdapat 2penjual sekaligus, ya persaingan memang ketat. tapi entah kenapa jajanan selalu timbul-tenggelam seperti isu politik yang dikeluarkan media/pemerintah. lambat laun kepopuleran tahu bulat kalah dengan sesama saudaranya yaitu....

4. tahu pedas, Hot Jeletot!!! sukses dengan kripik Maicih (2010) yang membuka 'selera' rasa pedas terhadap jajanan Indonesia. Kripik Maicih yang membuka pasar pun membuka varietas jajanan pedas lainnya. berupa tahu. tahu jeletot

ada hal yang sampe sekarang gw penasaran mampus, kenapa jajanan enak harus diembel-embeli asli bandung. yang paling ekstrim gw temuin adalah gerai Martabak di jalanan mau ke Pejaten Village melalui Universitas Nasional. ada MARTABAK BANGKA ASLI BANDUNG
sumpah itu martabak maksudnya apa, disoriented banget


nah itu penampakan tahu jeletotnya. kaya tahu isi di tukang gorengan biasa sih cuma dengan ukuran yang lebih besar. harganya Rp.2000/piece isinya tauge, kol, wortel dengan sambal didalamnya. pedas mantab bagi penyuka pedas seperti saya. masih lumayan ngetrend kok sampai sekarang. dulu pas lagi booming gw dan nyokap hampir setiap hari beli.

5. yang kelima... hmmm kan dibuka dengan minuman maka gw tutup juga dengan minuman ya. pasti langsung kebaca dong apa minuman yang akan gw bahas? jengjengjengjeng!!!!
ini dia penampakannya

Cappucino Cincau!!!! gak tausiapa yang menciptakannya. gw rasa ini termasuk inovasi rasa yang unik. perpaduan kopi-susu (instan sih) dengan cincau hitam. sebenarnya peluang minuman serbuk instan sejenis ini sih sudah dibuka pasarnya oleh pop-ice dan minuman bubble tapi ya namanya jugaorang indonesia kreatif... sekaligus latahan

sekarang gerai yang menjual cappucino cincau udah lebih banyak daripada tugas kuliah gw, di masa liburan tapi. sepanjang jalan Margonda, depok 2, depok timur sampe perumahan gw. sekitaran depok deh pokoknya, ini penjual cappucino cincau sudah tidak terhitung dengan jari lagi saking banyaknya.

oke conclusion time,
gw melihat fenomena latah dalam berjualan ini dari dua sisi, postif dan negatif.
sisipositifnya fenomena jajanan "latahan" yang terus berkembang subur menunjukan tingginya konsumsi masyarakat indonesia, setiap ada produk baru dan cocok di lidah langsung bisa diterima. ini other condition, pasar kuliner di Indonesia cukup bagus

sisi negatifnya,
hmmm sayangnya gak semua jenis jajanan ini bisa bertahan akibat selera pasar yang berubah-rubah walau tingkat pembelian masih tinggi (gw gak punya angka statistiknya, sorrry)
saran gw adalah inovasi bukan hanya dalam perubahan di bidang jenis makanan yang dijual tapi juga strategi pasar agar variasi makanan yang dijual tidak tergantung dengan trend makanan.

oke sekian review dari si tukang jajan,bersama adik gw yang cerewet selama gw ngetik ini Zidan Fauzi
well, lingkup perhatian jajanan ini cuma sampe jabodetabek disekelilinggw aja sih, kalau kalian punya cerita tentang jajanan yang lagi ngetrend di daerah kalian juga cerita-cerita ya!!!


2 komentar:

Siapa Gue mengatakan...

nad, sebagai anak sejarah yg baik, harusnya lu nyantumin sumber poto2 yg lu posting di daftar pustaka atau footnote buakakaka

Nadyazura mengatakan...

makasih sarannyaaa :D

Poskan Komentar